You are currently viewing Pesawat Asing Paksa Terobos Wilayah Indonesia

Pesawat Asing Paksa Terobos Wilayah Indonesia

  • Post author:
  • Post category:BERITA

Pesawat Asing Paksa Terobos Wilayah Indonesia – Banyak orang yang tahu bahwa saat ini PPKM sudah banyak di tiadakan dan juga sudah banyak warga asing yang masuk dan juga melakukan liburan di Indonesia.

Sejak diturunkan paksa pada Jumat, 13 Mei 2022, pesawat asing asal Malaysia dan krunya belum diizinkan kembali ke Negeri Jiran. Hingga Senin (16/5/2022), tiga kru yang merupakan warga Inggris masih diperiksa di Batam, Kepulauan Riau.

“Pemeriksaan itu dilakukan oleh tim dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kantor Otoritas Bandara Udara Wilayah II Medan. Kami mengawal proses penyidikan,” ungkap Kepala Dinas Operasi Pangkalan Udara TNI AU Hang Nadim, Mayor Elektronik Wardoyo, seperti dikutip dari kantor berita ANTARA hari ini.

Ia menjelaskan, penyidikan diserahkan kepada otoritas penerbangan sipil di Batam lantaran semua pelintas wilayah udara Indonesia secara ilegal adalah warga sipil. Wardoyo menambahkan, maskapai pesawat yang berasal dari Malaysia itu juga telah merespons kejadian penerobosan wilayah udara tersebut.

“Kami terus berkomunikasi (dengan maskapai) selama proses penyidikan berlangsung,” kata dia.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI Indan Gilang Buldansyah mengatakan, hingga kini pesawat itu masih berada di Lanud Hang Nadim. Sedangkan kru pesawat berada di Batam.

Dapatkan terus informasi terbaru mengenai berita terkini hanya di siaran24.com

Ia menjelaskan, TNI AU menurunkan paksa pesawat itu karena terbang memasuki wilayah udara Indonesia tanpa izin dan tak punya kelengkapan dokumen penerbangan. Langkah itu diambil oleh TNI AU sebagai bagian untuk menjaga kedaulatan wilayah RI termasuk di wilayah udara.

Sementara, sang pilot yang merupakan warga Inggris berinisial MJT, mengaku bingung mengapa tiba-tiba diturunkan paksa oleh TNI AU. Sang pilot berargumen, mereka telah melakukan hal serupa tiga kali dan tak dipermasalahkan.

Selain melewati Indonesia, mereka juga terbang hingga di atas wilayah udara Singapura. Menurut otoritas di Negeri Singa, mereka tak butuh surat perizinan.

“Kami bekerja di Malaysia. Kami pergi ke Kuching menuju Johor Bahru, setelah itu kami ke Singapura. Lalu, pihak Singapura mengatakan kami tak butuh izin. Lagipula kami sudah lakukan ini sebelumnya tiga kali, mungkin kali ini ada kesalahan, jadi saya minta maaf,” ungkap pilot tersebut kepada otoritas di Lanud Hang Nadim, Batam pada Jumat, 13 Mei 2022.